Desa Kandangrejo, Grobogan, 13 September 2025 – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ahmad Dahlan FTIK Universitas Muhammadiyah Semarang kembali melanjutkan rangkaian Sekolah Perempuan Plus 2025 di Desa Kandangrejo, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan.
Pada pertemuan kali ini, peserta mendapatkan materi Perempuan Cerdas Pemasaran yang menjadi chapter ke-11 dari rangkaian pelatihan sebelumnya. Sesi ini menghadirkan Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Grobogan, Drs. Kasan Anwar, M.M., sebagai narasumber.
Dalam penyampaian materinya, Kasan Anwar menjelaskan pentingnya menumbuhkan jiwa wirausaha serta memahami berbagai tipe pemasaran agar usaha yang dijalankan mampu berkembang dan bersaing.

“Perempuan memiliki potensi besar dalam dunia wirausaha. Dengan strategi pemasaran yang tepat, usaha kecil bisa tumbuh menjadi lebih berdaya saing dan menopang ekonomi keluarga,” ujar Kasan.
Ketua Tim Pelaksana, Reffi, menekankan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali para peserta dengan keterampilan praktis sekaligus menumbuhkan semangat usaha. “Kegiatan ini sangatlah penting bagi ibu-ibu khususnya di Desa Kandangrejo, karena meliputi penumbuhan jiwa wirausaha serta pemahaman tipe-tipe pemasaran,” jelasnya.
Salah satu peserta, Ibu Qomariyah, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari sesi kali ini. “Pelatihan ini membuka pemikiran saya bahwa berwirausaha itu tidak hanya soal produksi, tetapi juga bagaimana cara memasarkan dengan baik. Saya jadi lebih termotivasi untuk mencoba,” tuturnya.

Melalui rangkaian Sekolah Perempuan Plus 2025, para perempuan di Desa Kandangrejo tidak hanya memperoleh keterampilan di bidang tata rias, tetapi juga dibekali pengetahuan kewirausahaan. Dengan kombinasi keterampilan dan strategi pemasaran, program ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi keluarga serta memperkuat peran perempuan desa dalam pembangunan local.
